Competency Upgrading Untuk Pelatih Kota Depok Jawa Barat: Sebuah Usaha Menguatkan Karakter Pelatih
- JA Psychology Consultant
- Aug 16, 2020
- 2 min read
Updated: Nov 5, 2020
Kebanyakan pelatih tingkat pemula yang melatih atlet usia dini di Kota Depok selama ini tidak memiliki latar belakang pendidikan kepelatihan sehingga masih kurang memiliki kompetensi dalam melatih atlet usia dini. Para pelatih kemudian lebih memprioritaskan untuk menguasai kompetensi teknik dan kompetensi strategi permainan, sementara kompetensi karakter dan kompetensi motivasi seringkali kurang menjadi perhatian. Padahal kedua kompetensi ini justru merupakan hal yang penting dalam pembinaan atlet tingkat pemula. Kesalahan pelatih dalam bersikap dan berperilaku kepada atlet usia dini seringkali menimbulkan banyak masalah, bahkan membuat atlet usia dini ini akhirnya berhenti berlatih sebelum benar-benar mencapai prestasi puncaknya.
Hal ini menjadi alasan kuat Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta yang diketuai oleh Dr.Kurnia Tahki, M.Pd untuk mengadakan “Competency Upgrading Untuk Pelatih Kota Depok Jawa Barat”. Kegiatan yang bekerjasama dengan KONI Kota Depok ini dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas kompetensi pelatih yang ada di Kota Depok, khususnya yang menangani atlet tingkat pemula. “Kami sangat berterima kasih kepada UNJ yang bersedia melibatkan kami dan para pelatih dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang sangat bermanfaat ini,” jelas Bapak Drs. Amri Yusra, M.Si, Ketua KONI Kota Depok via online.

Gambar 1: Flyer Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat 2020
Menyesuaikan dengan kondisi pandemic Covid-19 saat ini, maka kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara daring via zoom meeting. Meskipun begitu, tidak mengurangi semangat dan antusiasme para peserta dalam mengikuti kegiatan competency upgrading ini. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 15 Agustus 2020 secara daring melalui link pendaftaran peserta: http://bit.ly/daftar_PCU1. Kegiatan pelatihan yang dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab ini dipandu oleh Juriana, M.Si, Psikolog sebagai moderatornya. Total peserta yang mengikuti acara ini berjumlah 125 orang pelatih dari berbagai cabang olahraga (futsal, panahan, renang, taekwondo, dan lain-lain). Peserta terdiri dari 99 orang pria dan 26 wanita, dengan usia termuda 20 tahun dan usia tertua 51 tahun. Selain pelatih-pelatih dari Kota Depok, kegiatan ini juga diikuti beberapa pelatih dari Jakarta, Bogor, Bekasi bahkan dari Bandung, Kebumen, Kudus, Maluku, dan Jambi.


Gambar 2: Kegiatan Penyampaian Materi Kompetensi Karakter
Kegiatan pengabdian masyarakat ini direncanakan bersifat multi-years selama dua tahun yang terdiri dari 2 seri yaitu: seri pertama tahun 2020 tentang kompetensi karakter dan seri kedua tahun 2021 tentang kompetensi motivasi. Kompetensi karakter terdiri dari materi karakter jujur, karakter disiplin, dan karakter kerjasama. “Ketiga karakter ini merupakan karakter dasar yang harus dimiliki oleh Pelatih, agar pelatih dapat menjadi role model atau suri tauladan karakter bagi atlet-atletnya,” demikian penjelasan Dr. Kurnia Tahki, M.Pd yang sekaligus merupakan mental coach pada Asosiasi Pelatih Mental Olahraga Indonesia (APMOI).


Gambar 3: Kegiatan diskusi dan tanya jawab dengan peserta pelatihan
Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dari Tim Dosen , Tim Mahasiswa dan alumni Fakultas Ilmu Olahraga UNJ. Tim dosen terdiri dari: Dr. Kurnia Tahki, M.Pd , Dr. Nur Ali, M.Pd , Hermanto, M.Pd, sementara Tim mahasiswa dan alumni terdiri dari: Tridinda Aprilia, S.Or, Benny AKhyar Nugroho, Ghozi Afkar Hadjar, Bella Aprilia, Widhy Noer Aziza. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ yaitu Bapak Dr. Johansyah Lubis, M.Pd dan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat UNJ (LPPM UNJ). Kegiatan ini dapat disimak ulang melalui beberapa link youtube berikut: https://www.youtube.com/watch?v=jgwa6vm1o7U; https://www.youtube.com/watch?v=ytrPhL7sJi8; https://www.youtube.com/watch?v=20QMUJLr-aY.




Comments